Welcome to my Bandung life journal

This is everyday portraits of Bandung. Please leave a comment if you like it. Thank you.

Home / Catetan / Menghindari Kemacetan di Kota Bandung
Menghindari Kemacetan di Kota Bandung

Menghindari Kemacetan di Kota Bandung

Sebal dan kesal saat terjebak kemacetan padahal Anda sedang terburu-buru mungkin sudah menjadi santapan sehari-hari di Kota Bandung yang kini mulai padat oleh kendaraan baik roda dua maupun empat. Jumlah penduduk yang kian hari kian meningkat rasanya merupakan penyebab utama Kota Bandung makin ramai.

Berikut adalah cara menghindari kemacetan saat Anda bepergian di Kota Bandung:

Gunakan Angkutan Umum

Ini adalah cara yang paling mudah dilakukan bila Anda sudah lelah bermacet-macet ria di jalanan Kota Bandung. Angkutan umum di Bandung tersedia cukup banyak untuk mengangkut Anda ke tempat tujuan. Meski belum ada MRT atau angkutan massal yang layak, namun pemerintah sedang berupaya menuju ke arah sana. Sebut saja angkot dengan trayek tertentu, bus umum, kereta Padalarang-Rancaekek, taksi sampai ojek.

Dengan angkutan umum ini, Anda hanya tinggal duduk manis dan membayar 2000-4000 rupiah sekali jalan tanpa capai-capai menginjak pedal kopling dan rem. Bagi Anda yang masih berstatus pelajar, pemerintah menyediakan bus gratis setiap hari Senin dan Kamis. Sedangkan bagi wisatawan yang ingin berkeliling, disediakan bus Bandros dengan tarif cukup terjangkau.

Google Maps dan Waze

Bila Anda tetap tidak bisa menghindari untuk menggunakan kendaraan pribadi, sebelum bepergian lihat dulu kondisi lalu lintas yang akan Anda lalui melalui Google Maps atau Waze. Aktifkan saja tampilan lalu lintas. Jalur berwarna hijau berarti jalur tersebut bisa Anda lalui tanpa antrian. Sedangkan bila berwarna kuning sampai merah tua, artinya Anda harus siap-siap menghadapi kemacetan.

Lihat Waktu

Waktu bepergian juga berpengaruh pada kondisi jalan. Pagi hari pukul 6.00 – 8.00 adalah saatnya orang-orang mengantar anak sekolah dan pergi ke kantor. Dengan demikian keadaan jalan akan sangat padat. Siang hari pukul 12.00 – 13.00 adalah waktunya makan siang dan pulang sekolah. Sedangkan pukul 16.00 – 18.00 adalah saatnya pulang kantor. Berkendaraanlah di luar waktu-waktu tersebut, kecuali di hari libur dan weekend. Sulit diprediksi!

Pelajari Situasi dan Kondisi Jalan

Anda sangat perlu mempelajari sikon jalan yang selalu Anda lalui. Misalnya pukul sekian pasti ada pasar tumpah, jam segini ada keramaian karyawan pabrik yang masuk atau keluar kerja, di sekitar situ ada perbaikan jalan, hari libur biasanya padat oleh wisatawan luar kota dan sebagainya. Pelajari juga jalan-jalan tikus (jalan kecil) yang bisa Anda lalui untuk menghindari kemacetan di jalan utama untuk mempercepat waktu Anda sampai tujuan.

Jalan Kaki dan Bersepeda

Untuk jarak yang tidak terlalu jauh, biasakanlah berjalan kaki atau bersepeda. Selain baik untuk kesehatan juga membantu untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Hal ini karena Anda sendiri juga bisa menjadi penyebab kemacetan lalu lintas.

 

About bdgeuy

Bandung, euy! Adalah jargon urang Bandung yang menyiratkan perasaan bangga akan keindahan dan keramaian Kota Bandung, ibukota Jawa Barat atau Parijs van Java.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll To Top